Berpetualang
Di Sawah
Jam menunjukan pukul 15.00,
aku terbangun dari tidurku. Hari ini hari minggu, waktunya aku dan
kawan-kawan ku bermain. Kami akan bermain di sawah hari ini. Dengan
setengah sadar, aku mendengar suara ketukan pintu dari pintu depan.
“Tok...tok..tok..”, rupanya suara Fely mengetuk pintu. Aku
cepat-cepat membukakan pintu. “Eh.. Fely, masuk-masuk” kataku
sambil menunjuk ke dalam. “Oh iya, Putri sama Cindy masih jemput
Mira nih” kata Fely sambil menduduki kursi. “oh begitu, aku mandi
dan sholat dulu ya ?”, tanyaku. “Iya iya, sambil nunggu
teman-teman datang nih”, jawab Fely.
Setelah sholat, aku segera
merapikan alat sholat ku. Ternyata di ruang tamu sudah ada Mira,
Chindy, putri dan Fely. Itu tandanya kita akan berangkat. Di jalan
kami bertemu Udin dan kedua temanya. Udin adalah teman sekolah Cindy,
namun kita juga kenal dengan dia. Rupanya mereka juga akan ke sawah.
Setelah sampai di sawah, kami teriak teriak nggak karuan. Lagian sih,
pemandanganya bagus banget dan waktu itu anginya sejuk sekali. Tak
lupa kita juga berfoto-foto di situ.
Setelah
kita menikmati pemandangan yang indah dan berfoto-foto, kami setuju
untuk bermain kejar-kejaran. Waktu giliran aku mengejar Fely, Fely
larinya cepat banget, sampai-sampai dia terjatuh di lelumpuran sawah.
Kami semua tertawa melihat dia terjatuh. “Hahahhaa.... gimana sih
Fely ini. Pelan- pelan dong larinya”,seru Putri kepadanya.”Gimana
sih, ada temanya jatuh, gak ada yang nolongin?”,kata Fely sedikit
nyolot. Untungnya nggak sampai mengenai bajunya. Hanya saja waktu
itu, tangan Fely yang terkena lumpur, memegang baju Mira agar dia
tidak terjatuh lagi. Baju Mira menjadi kotor gara-gara tangan Fely
yang terkena lumpur memegangnya. Mira marah-marah ke Fely.”Gimana
sih kamu ini, baju ku jadi kotor kan?” kata Mira. “Aduh... cuman
sedikit aja kok, lagian kalau aku gak pegangan kamu, nanti aku jatuh
lagi, dan bajuku kotor semua”, jawab Fely. Lucunya, Mira
marah-marah dengan sedikit tertawa karena Fely jatuhnya konyol
banget. “ Sudah-sudah, jangan berantem, bagaimana kalau kita ke
sungai aja, untuk bersihin tangan Fely dan baju Mira yang kotor ?”
Tanya Cindy. “Oke-oke betul tuh, kata Cindy”, Jawabku.
Setelah
itu, kami segara ke sungai untuk membersihkan tangan Fely dan baju
Mira yang kotor terkena lumpur. Sesudah Fely dan Mira membersihkan
tangan dan bajunya yang kotor, kami bermain-main air di situ. Setelah
capek bermain air, kami istirahat sebentar. Sambil istirahat, kami
menikmati pemandangan yang indah, apalagi jam menunjukan pukul 16.30.
Itu waktunya matahari akan tenggelam. “Eh, temen-temen lihat tuh,
matahari sebentar lagi akan tenggelam, indah banget bukan ??” kata
ku sambil menunjuk ke arah matahari.”Iya, bagus banget
pemandanganya” Jawab Mira dan Fely serentak. Ketika jam menunjukan
pukul 17.00 pemandanganya semakin bagus. Apalagi sunsetnya kelihatan
jelas banget. Sambil menikmati pemandangan, kami memotret sunset yang
terlihat inda sekali.
Setelah
puas menikmati pemandangan, kami bergegas pulang ke rumah. Di tengah
tengah sawah, rupanya sandal Fely yang sedikit licin, karena terkena
air, membuat dirinya terjatuh lagi kedua kalinya. Kami semua tertawa.
“Hahhhahhaha........”. Tak terkecuali, udin dan kedua temanya
juga menertawakan Fely yang terjatuh lagi. Akhirnya, ku tolong Fely,
dengan membatu dia untuk berdiri, dan menuntunya untuk naik ke atas.
Tawa itu tak terhenti-hentinya. Mungkin ini hari sial untuk Fely.
Di
perjalanan pulang, kami serhenti sejenak, untuk membeli jajan di toko
dekat sawah tersebut. “Eh, teman-teman, beli jajan dulu yuk, laper
banget nih, dari tadi tertawa mulu”, ajak Mira.”Yuk yuk yuk”,
jawab Putri. “Ayokk..”,seru aku dan Fely. Setelah kami kenyang,
kami melanjutkan perjalanan untuk pulang ke rumah.
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar